Sleman, MTsN 2 Boyolali melaksanakan kegiatan studi tiru program Tahfidz Al-Qur’an ke MTsN 6 Sleman pada Rabu, 4 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali dan mempelajari praktik baik pengelolaan program tahfidz dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik di bidang Al-Qur’an.
Rombongan MTsN 2 Boyolali disambut hangat oleh keluarga besar MTsN 6 Sleman. Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan MTsN 2 Boyolali yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Nurudin Mahmud, S.Pd., M.Si.
Dalam sambutannya, Nurudin Mahmud menyampaikan terima kasih atas penerimaan yang baik dari MTsN 6 Sleman. Ia menjelaskan bahwa MTsN 6 Sleman dipilih sebagai tujuan studi tiru karena dinilai berhasil mengembangkan program Tahfidz Al-Qur’an secara terstruktur dan berkelanjutan.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh perwakilan MTsN 6 Sleman yang diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Supriyoto, M.Pd. Ia menyampaikan ucapan selamat datang serta menegaskan pentingnya kegiatan studi tiru sebagai sarana berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi antar madrasah.
Kegiatan inti dilanjutkan dengan pemaparan program Tahfidz Al-Qur’an MTsN 6 Sleman yang disampaikan oleh Koordinator Tahfidz sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Anang Sumarna, M.S.I. Dalam paparannya, ia menjelaskan sistem pembinaan tahfidz yang meliputi perencanaan target hafalan, metode pembelajaran, jadwal setoran, pendampingan guru, serta evaluasi capaian hafalan peserta didik.
Kegiatan studi tiru ini semakin semarak dengan penampilan kesenian hadroh dan lagu-lagu islami yang dibawakan oleh siswa-siswi MTsN 6 Sleman. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari rombongan MTsN 2 Boyolali dan menambah suasana religius serta kekeluargaan selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan peninjauan langsung pelaksanaan program tahfidz. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan aktif bertukar pengalaman.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan MTsN 2 Boyolali dapat mengadaptasi berbagai praktik baik yang diperoleh guna memperkuat program Tahfidz Al-Qur’an serta mewujudkan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah.